│part time mind writer│full time life traveler│

ohsopictures:

(via ohsopictures)

ohsopictures:

(via ohsopictures)

Source: weheartit.com

Kepadamu, senja di penghujung hariku,
Izinkanku merebahkan rindu dibahumu..

Kepadamu, senja di penghujung hariku,
Izinkanku merebahkan rindu dibahumu..

ohsopictures:

(via ohsopictures)

ohsopictures:

(via ohsopictures)

Source: weheartit.com

Text

Satu puisi lagi. Yang maknanya dalam buat gue. Masih sama, karya Pak Widji Thukul.

Aku diburu pemerintahku sendiri

Aku diburu pemerintahku sendiri

Layaknya aku ini

Penderita penyakit berbahaya

 

Aku sekarang buron

Tapi jadi buron pemerintah yang lalim

Bukanlah cacat

Pun seandainya aku dijebloskan

Ke dalam penjaranya

 

Aku sekarang terlentang

Di belakang bak truk

Yang melaju kencang

Berbantal tas

Dan punggung tangan

 

Kuhisap dalam-dalam

Segarnya udara malam

Langit amat jernih

Oleh jutaan bintang

 

Sungguh

Baru malam ini

Begitu merdeka paru-paruku

 

Malam sangat jernih

Sejernih pikiranku

Walau penguasa hendak mengeruhkan

Tapi siapa mampu mengusik

Ketenangan bintang-bintang?

 

*Wiji Thukul

Text

Saya suka puisi. yang ga terlalu berat.

salah satu puisi yang saya suka adalah ini. puisinya Widji Thukul. salah satu penyair Tanah Air, yang pada zaman orde baru dia diburu pemerintah karna karyanya yang katanya frontal.

yang satu ini puisi Pak Widji untuk anaknya yang bernama Wani.

Wani, bapakmu harus pergi

Wani,

Bapakmu harus pergi

Kalau teman-temanmu tanya

Kenapa bapakmu dicari-cari polisi

Jawab saja:

“karena bapakku orang berani”

Kalau nanti ibu didatangi polisi lagi

Menangislah sekuatmu

Biar tetangga kanan kiri datang

Dan mengira ada pencuri masuk rumah kita

*Widji Thukul

Text

Ga sengaja ngeliat postingan di twitter tentang pemutaran film dokumenter mengenai setelah 15 tahun reformasi. Gue pun mengajak seorang teman untuk menontonnya. Film ini menceritakan mengenai Indonesia setelah 15 tahun era reformasi menurut pandangan beberapa tokoh. Ini menjadi menarik menurut gue, karena di zaman seperti saat ini, ternyata masih banyak orang yang peduli akan masa depan bangsa. Ya salah satunya yang buat film ini, Tino Saroengallo. Pasti doi bikin film ini niatnya buat ngingetin kita yang muda, biar ga lupa sama sejarah. Ga lupa sama kekuatan rakyat yang dulu buktinya mampu numbangin rezim orde baru. Tapi ternyata pemerintah zaman sekarang, ga juga lebih baik daripada pemerintahan zaman dulu. Ya…gue sih bukan orang yang ngerti-ngerti banget soal ilmu pemerintahan. Tapi gue peduli sama negara gue. Republik Indonesia.

Gue berharap generasi muda juga banyak yang peduli, dan konsisten sama idealismenya. Bukan lagi mementingkan diri sendiri. Membuat kaya diri sendiri. Mencari apa yang bisa dirampok lagi dari bangsa ini. Gue berharap generasi muda lebih memikirkan apa yang harusnya bisa dia berikan untuk bangsa ini.

Udah ah. Berat amat bahasan gue. Hahaha…

Me love you girls :* #besties

Me love you girls :* #besties

#Repost

#Repost

#art #design #selfportrait

#art #design #selfportrait

(via s-undayevenings)

Source: wolf-teeth